Tanyalah pada Hatimu…

24 Apr

“Vi,baiknya begini ato begitu?”, pertanyaan mbakku pagi ini….

Seperti biasa jawabanku adalah, “hanya dirimu yang tahu mana yang terbaik buatmu. Apa yang sreg di hatimu aja, aku cuma bisa ngasih opini dan mendukung apapun pilihan, mbak”.

Buatku hidup laksana membuat proposal kegiatan dan membangun perusahaan. Sebelum melakukan hal-hal untuk memajukan kegiatan dan perusahaan kita, harus ada tujuan, dan nilai-nilai yang kita yakini, serta “action” dalam mencapai tujuan tersebut, plus kejutan-kejutan tak terduga dari hidup tentunya.

Tujuan atau” purpose” bisa kita seting dengan memahami kebutuhan atau needs kita. So, know your needs in order to set your purpose. Kalau udah oke tujuannya, nah harus ada rambu2 dong untuk melaksanakannya. Nama rambu-rambu tersebut adalah values alias nilai-nilai. Salah satu fungsi nilai adalah pembatas biar kita tidak kejeblos korupsi yang lagi marak dewasa ini.

Trus definisi value sendiri apa? Kalau katanya Kazuo Inamori, values adalah kumpulan jati diri, niat, serta pedoman terbaik yang bisa dipikirkan masing-masing individu. Buatku value adalah bagaimana kita hendak diingat oleh keluarga, teman-teman, dan orang-orang lain saat kita sudah tidak ada. So, sudahkah hidup kita sesuai dengan value yang kita yakini?

Yang terakhir pastinya tentang action dong:), yakni hal-hal kreatif apa saja yang sudah kita lakukan dalam rangka mencapai tujuan kita, berdasarkan nilai-nilai yang menjadi keyakinan kita. Untuk mencapai tujuan yang kita set, action-action kita pastinya harus tulus. Darimana datangnya tulus? Si tulus itu datangnya dari passion, hati🙂 Semua hal yang kita lakukan dari hati jatuhnya pasti lebih nyaman bukan.

Makanya dalam hal kesuksesan penting banget untuk tahu parameter “benernya yang kita butuhin apa sih”, trus “actionku nih nyaman gak di hati”, “sesuai dengan value-value yang aku yakini gak”? Intinya know your self.

Oya satu lagi yang bikin hidup jadi meriah, yakni unsur kejutan! Our lives constantly changing based on things beyond our control!🙂 Kita tidak bisa mengontrol hal-hal di luar diri kita. Banyak hal terjadi di luar kekuasaan kita karena kita hidupnya ramai-ramai di muka bumi, tidak sendirian saja, sehingga semua hal saling bersinggungan. Jadi yang perlu kita lakukan adalah memonitor diri sendiri secara berkelanjutan.

Jika banyak kejutan yang terjadi dan membuat rencana kita berbelok arah atau berhenti, ya mari kita evaluasi. Kita design ulang langkah-langkah yang akan kita ambil berdasarkan perubahan yang terjadi baik itu dalam tataran value maupun passion, dan pastikan untuk action lagi:)

Yang baca ini pasti bilang, ngomong memang enak. Dan memang penonton bisa lebih detil melihat situasi serta memberi opini ketimbang mreka yg menjadi lakon dalam sandiwara kehidupan :)) Satu yang pasti, tujuan atau purpose minimal harus tetap ya diantara semua perubahan itu, kalau bisa sih berkembang ke arah yang lebih baik.

Makanya daripada ruwet mari kita set tujuan kita sebesar-besarnya, itu kalau kita mau jadi orang besar lho ya. Jadi seandainya kita gagal atau jatuh, gagalnya juga besar, sehingga return invesmentnya juga besar. Bukan jatuh yang ecek-ecek😀

Sekali lagi, mintalah jawaban pada hatimu. Karena kalau kita gak tahu caranya bicara pada hati, maka tidak ada agama di dunia yang bisa menyelamatkan kita. Sebab hati adalah lentera jiwa. Dan aku hanya penonton dalam lakonmu, hanya bisa memberi opini dan mendukung tiap aksimu. Love u always🙂

Jakarta, saat sakit typus dan leyeh2 di tempat tidur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: