Day #15: Kusebut Angin…

29 Nov

Kusebut angin dengan lembut…
Dia sering bermain-main dengan kulit dan rambutku
Meniup nakal kesana kemari
Dan membuatku selalu bersiap dengan sisir dan selendang

Kusebut angin dengan peri…
Dia sering menikahkan sepasang bunga
Pernikahan bagi kehidupan selanjutnya, buah dan biji
Angin memang tak pernah setengah hati untuk berpatisipasi dalam keajaiban

Kusebut angin sebagai kekasih air…
Senda gurau mereka di langit kerap membuat air yang berayun di awan, tumpah ke bumi
Dan saat sepasang kekasih ini berdansa,
Tak pelak membuat rumah warga di bumi ikut terbang dan larut dalam tarian mereka

Kusebut angin sebagai pencemburu …
Tak pernah ia relakan dedaunan yang menguning di pohon untuk tinggal berlama-lama
Menyelisik dalam derai kelopak-kelopak dedaunan
Adalah kegemarannya di musim gugur

Kusebut angin sebagai ibu…
Dia terbangkan sayap-sayap baru burung-burung kecil
Dia membawa mereka ke seluruh penjuru dunia
Dan kembali mengantarkannya di sarang yang lembut

Kusebut angin dalam berbagai nama…
Dan angin semakin nakal bermain-main
Dia tiup kulit telanjangku dan membiarkan rambutku menari
“Hup” kutangkap angin dengan jemariku dan kulepaskan sekali lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: