Day#1 : HARI INI

21 Okt

#1) Hari ini aku disapa oleh seorang anak kecil berbaju seragam sekolah di depan sebuah Mall di Jakarta Selatan. Dia duduk di pojokan jalan sambil dikelilingi 2 kotak besar gorengan.
“Selamat sore, kakak. Mau beli Gorengannya?”
Aku jawab, “Tidak, adik. Maaf ya”. Akupun tersenyum dan berlalu.
Adik kecil itupun kembali menjawab, “Baiklah, Terimakasih kakak”. Dia pun kembali duduk termenung
Sepotong kata terimakasih itu telah membuat hatiku trenyuh. Aku kembali menoleh pada anak kecil itu. Ingin rasanya membeli semua gorengan yang masih tersisa, tapi apa daya di kosan sedang tak ada orang. Andaikata gorengan itu aku beli, pasti akan mubazir jua.
Sambil berlalu, tak henti-hentinya kuucapkan syukur dalam hati atas semua rizki yang telah aku dapat. Dan aku sadar, betapa banyak orang di sekitarku yang masih membutuhkan bantuan dan dana, namun seringkali aku menghambur-hamburkan uang yang aku peroleh dengan percuma. Bukankah rejeki yang kita dapat sebagiannya merupakan hak dari orang-orang yang tidak mampu. Ah rasa syukurku ternyata masih kurang….

# 2) Hari ini aku bertemu Phita, lagi-lagi di sebuah Mall di bilangan Jakarta Selatan. Perutnya sudah besar, sudah 7 bulan kandungannya. Adik kecilku itu lagi ngidam Dim sum. Jauh-jauh datang dari Bandung hanya untuk makan Dim dan Sum ^_^
Kusapa keponakan yang masih ada di dalam perut Phita. “Halo, sayang… Apa kabarmu? Tante pengen segera ketemu kamu nih”. Kontan ibunya protes, “Budhe, mbak…bukan Tante!”. Opsss..tampaknya aku lupa umur ^_^
Phita membawakanku oleh-oleh dari Singapura. Mujur kali nasib saudaraku ituh, dapat suami humoris dan kemarin diajak ibu mertua jalan-jalan ke Luar negeri. Sebuah gelang cantik berwarna putih dan gantungan kunci bertuliskan Singapore langsung berpindah ke tanganku. Aku girang sekali, sampai-sampai gelang pemberiannya aku pakai saat itu juga. Baru aja kemarin aku mewek di Twitter kangen banget sama nyokap dan orang-orang tersayang. Eh mereka bermunculan datang dan menenangkan hati🙂

#3) Hari ini aku berbicara pada diri sendiri. Betapa kadang-kadang kita tidak perlu membuat susah diri sendiri. Yang Kita butuhkan kadangkala hanyalah mengubah cara pandang dan cara berpikir kita. Dan itu tak berarti kita harus mengubah kepribadian.

#4) really noticed today that all of my friends that have already had a baby are extremely all out in taking care of their children. They give all of their time. And sometimes they often lack of time for their self. Maka dari itu mereka senang sekali kalau diajak hang out bareng, mengingat saat-saat masih lajang. Fufufu… another good reason for me to have a lot of time with myself before I get married🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: