My Day, May Day?! – Since When I become your Mother??!!

11 Jul

Berkaca pada 4 kuadran manusia. Ada bagian dari diri kita yang kita sendiri tahu tapi orang lain tidak tahu, lalu ada bagian dari diri kita yang kita tahu dan orang lain pun tahu. Namun ada juga niy yang orang lain tahu tapi kita sendiri tidak tahu, dan yang terakhir ada bagian dari diri kita yang tidak kita ketahui, orang lain pun tidak mengetahuinya. Huh sound scary ya…Kira-kira sisi jahat yang bagaimana yang kita sendiri tidak tahu, atau malah sisi baik sebenarnya yang tidak kita ketahui. And that’s what happened to me…

Well, kejadiannya malah lebih kepada orang lain tahu tapi diri sendiri tidak tahu. Senin lalu saat berada di writing club, teman-teman saya bersorak, ”ini dia ibunya anak-anak datang!!”. Heih! kontan kaget dunk ah. Kok bisa mereka berpikir begitu? ”maksud lo everybody?”, saya pun bertanya. Jawabannya cukup singkat, “iya, soalnya diantara kita semua lo yang paling keibuan, dev!!”. Ini ga sekali terjadi, teman saya yang lain pernah bilang, “Diantara kita bertiga pemikiran lo yang paling dewasa ya, dev”. Oh that’s why they called me, mom!! Ieuuuu..since when I become your mother?!

Nah, ini ada yang lebih aneh lagi. Pernah dengar ketagihan disinisin (hehe..bahasa Indonesia apakah ini?). Kecanduan diajak berpikir rasional, itu bahasa kerennya (haha…soalnya suka dibilang dingin dan sinis kalo ngomongnya pake rasio). Mereka bilangnya sih tegas. Pendapat tersebut memang keluarnya kebanyakan dari teman-teman cowok. Bacalah celutukan mereka berikut, “Where have u been, Dev? Duh kangennya denger omelan lo, digalakin ma lo!!“. What?! Ga nyangka deh, punya banyak temen yang sarap, kecanduan dijudesin.

Pada ga tahu apa ya kalau saya juga punya sisi crazy (Hehe mencoba mencari pembelaan diri;p), jujur saya suka bersenang-senang bersama teman-teman. Istilah kerennya, “Lo bilang hutan rimba, gw bilang ini jalan raya”. Just that’s simple. Mengutip pernyataan teman, “mendingan jobless daripada tidak mempunyai kebebasan jiwa”, (hehe…sebenarnya agak-agak ga nyambung sama pernyataan sebelumnya). Pokoke setuju banget dengan pernyataan temanku itu!! Maksudte adalah tidak ada ketakutan yang berarti sebenarnya dalam hidup ini, kadang-kadang kita sendirilah yang terlalu membebani diri dengan hal-hal yang ga penting.

Yang saya tahu tentang diri sendiri adalah, tampaknya saya memperlakukan orang sesuai dengan situasi dan keadaan orang itu sendiri, plus bergantung sedang waras atau tidaknya saya. Keibuan, wah itu sesuatu yang terdengar baru di telinga, karena selama ini saya tidak pernah merasa begitu, lha wong orangnya masih hore-hore. Bahkan banyak juga yang bilang masih kaya anak kuliahan (hehe bukannya bener ya, tiap hari kita kan mendapat kuliah kehidupan;p). Mungkin orang menilai saya tampak seperti anak kuliahan dari cara berpakaian kali ya, tapi kalau dibilang dewasa dah sering siy, hmm lebih memilih kata “tenang” sebenarnya. Beberapa tahun yang lalu emosi saya masih seperti arus arung jeram kok, “bergelora“, yuk mari yuk…Sekarang kondisi emosi yang meluap-luap itu sudah lebih bisa diarahkan sebagai generator pembangkit semangat.

Nah kalau dibilang galak n judes alias tegas, sebenarnya hanya kepada orang-orang yang tidak terlalu sreg di hati dan seperti yang dibilang tadi, sedang agak-agak tidak waras (wueh nyadar ga siy orang-orang ini..xixixi..), plus saat menganalisis sebuah persoalan. Ada saatnya sebuah masalah harus lebih mengedepankan perasaan, ada masanya juga logika harus dipakai habis-habisan, atau bahkan perpaduan dari keduanya. Tegas itu perlu, dan jangan pernah menyesali keputusan yang sudah diambil. Emberrr…selalu ada konsekuensi dari setiap keputusan yang kita ambil. Tapi teuteup duong ah…dalam mengambil sebuah keputusan, kita harus berdoa, pikir baik-baik, dan biarkan bisikan hati yang paling dalam membawa kita melangkah. Beda dengan cuma memperturutkan keinginan lho ya.

Love me whatever you want, my friend.  Remember me the way you want it to be, am just me. I am you friend. Saya adalah teman kalian yang diciptakan dengan sisi naluriah perempuan yang lembut, selalu ingin menyayangi dan memberikan kenyamanan (Ciee..ternyata saya feminin juga ya;p). Dengan sisi kanak-kanak yang selalu gembira dan tak kenal menyerah, plus selalu ingin tahu dan bermain-main. Dengan sisi naluri laki-laki (hehe sudah takdir genetic saya dilahirkan tomboy dan punya kumis;p) yang selalu logis, tegas, dan tidak terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan

Saya adalah perempuan yang terorganisir, suka kerapian, dan berdandan. Saya adalah anak-anak yang spontan, tidak takut kotor maupun keringat, dan ingin selalu mencoba hal-hal yang baru. Saya adalah laki-laki yang tidak mau pusing karena hal-hal kecil, tidak suka basa-basi yang basi, loves adventure so much, dan suka mendominasi karena jiwa pemimpin yang telah mendarah daging.

Saya adalah teman kalian yang kadang-kadang melakukan hal-hal ga penting dan aneh untuk sekedar show off dan mendapatkan senyum serta perhatian kalian. Kalau kata salah satu temen saya, “bukan deutsch 2k namanya kalo ga berlebihan n narsis”. Heheh makasih sobatku sudah mengingatkan akan ketidakwarasanku:D Saya adalah teman kalian yang cuek abiz, senang tertawa dan makan makanan yang enak, serta sering tidak ambil peduli terhadap omongan orang.

Seperti saya yang jadi diri sendiri. I just want you to be the way you are. Mari arungi dunia ini, kawan-kawanku. Petualangan hidup hanya akan berhenti saat nafas sudah tidak lagi di kandung badan. Saya harap kalian akan lebih berbahagia dengan mengenal diri sendiri. Yeup berpetualang adalah salah satu cara mengenal diri sendiri. Seperti yang sudah sering saya bilang, berbahagia adalah sebuah pilihan. Sambut petualanganmu menakhlukkan hidup dan diri sendiri dengan tawa, kawanku!! Petualang sejati harus selalu siap menghadapi apapun yang menghadang di depan nanti. Bon Voyage!!

Dari taman bermain yang penuh cahaya
July, 11st, 2008

Devi R.A.  Second_style
Third_style_1


 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: