Menulis….Jalan Yang Kupilih…

8 Jul

July, 2nd 2008

Kalau aja aku tahu dari dulu bahwa nulis itu sangat menyenangkan, aku ga bakal cari pekerjaan yang aneh-aneh, dan mungkin aku ga akan berpindah-pindah pekerjaan dengan sebegitu cepatnya.
Andai saja dulu aku punya sedikit keberanian dan kepercayaan diri untuk menulis kemudian menerbitkannya, mungkin aku sudah….

Tapi tidak ada yang perlu disesali dalam hidup ini, yesterday is a history, hanya sebagai cermin. Kalau aku ga berpetualang dalam masa yang diberikan padaku, mungkin keberanianku untuk selalu mencoba hal-hal baru bahkan menulis pun takkan pernah ada.

Semuanya adalah proses, and hey…semua pekerjaan yang telah kulakoni adalah pekerjaan yang kusukai dan cukup menyenangkanJ Aku tidak akan pernah bisa melawan jalan nasib yang telah ditentukan Tuhan untukku kok…..Sangat unik sekali bagaimana akhirnya jalanku berakhir di jalur ini. Dan mungkin takkan hanya berakhir disini, masih banyak persimpangan yang belum aku lalui.

Ah cukuplah berandai-andai…saat ini aku menjalani jalan yang telah aku pilih dan bersyukur karenanya. Memang menjadi penulis di negaraku ini bukanlah suatu pilihan pekerjaan yang umum, orang bilang tidak ada penghargaannya terlebih lagi tidak ada uangnya. Apalagi ditambah minat baca masyarakat negaraku yang elok ini tidak terlalu tinggi. “What do u expect, dev?”, itulah pertanyaan temanku yang sangat-sangat logis.

Tapi kawanku, hidup ini cuma sekali. Waktu itu sangat singkat, dan ada begitu banyak hal yang masih ingin kulakukan. Dan karena waktu itu begitu singkat, aku ga mau menyesal karenanya. Selama aku hidup aku akan selalu melakukan banyak hal yang aku sukai, aku pasrahkan rencana hidupku kepada Sang Maha Pengatur. No need to worry about life, but indeed kekhawatiran adalah hal yang sangat wajar dan lumrah…Tapi maafkan, aku ga mau terhanyut dalam keputus asaan.

aku pun ga kan pernah tahu kapan waktuku akan berakhir. Sekali lagi aku nyatakan kawan, aku ga mau menyesal dalam hidup ini. Oke jalan yang aku pilih bukanlah jalan yang mulus, maka dari itu aku membutuhkanmu. Meneguhkanku, kawan, atas tujuan yang ingin kucapai.

Kalalu aku ditanya apa mauku, aku pastikan aku bisa menjawabnyaJ Dan aku akan selalu berusaha menggapai mimpi-mimpi itu. PESIMIS itu bukan nama tengahku. Pesimis bagiku artinya mendahului Tuhan. Aku ga mau saat di akhir nanti ketika aku diminta pertanggung jawaban atas waktu yang telah diberikan  padaku, jawabanku adalah, „wah saya melakukan hal-hal yang tidak saya suka dan pada akhirnya ternyata itu tidak berguna”. It’s a big NO!! Hidup ini terlalu indah untuk disia-siakan.

Menyalin sebuah perkataan dari will rogers, “Agar menjadi sukses, anda harus tahu apa yang anda kerjakan, menyukai yang anda kerjakan, dan percaya bahwa anda mengerjakannya dengan benar”. Ada juga nih pernyatan Musfar Yasin (penulis scenario Nagabonar jadi 2), “Terpenting dalam menulis skenario adalah mengerjakannya terus-menerus karena kecintaan. Barulah bekal-bekal lain berupa kepekaan melihat sekeliling yang biasanya terlewat dari perhatian orang lain. Wawasan, akan membuat karya kita jadi kaya, orisinal, nggak latah mengulang-ulang yang sudah ada”.

Aku setuju sekali dengan pernyataan mereka. Mustahil suatu pekerjaan atau hobi apapun akan berhasil bila tak didasari rasa suka yang mendalam. Ga cuma hobi atau pekerjaan kok, tapi apapun yang kita lakukan seyogyanya harus didasari rasa suka dan rela.  Kalau dalam sebuah workshop film dinyatakan, „belajar secara kontinyu itulah yang akan semakin mengasah kemampuan kita. Ditambah banyak referensi dengan cara membaca, melihat, mendengar, dan merasakan. Satu hal lagi. Bakat! Ya, bakat adalah bagian yang penting. Meski demikian, bakat saja tidaklah cukup, harus ada proses belajar yang terus-menerus agar kita bisa lebih baik“.

See everyone agree that succee are the price for keep learning. Just move forward and never givin’ up! That’s the thing that we must do. BE OPTIMISTICJ

Dari Dunia Penuh Cahaya
Devi R.A.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: