WALHI dalam KENANGAN….

11 Jun

WALHI dalam KENANGAN….

 

 

Ternyata
benar ya, masa lalu adalah salah satu cetakan bagaimana diri kita sekarang. But
that doesn’t mean that people could not change…justru itu…orang bisa berubah, tentunya
dengan kemauan yang keras. Dan tentu saja itu membutuhkan bukti. And it might
cause us whole time in life to prove it ….

 

Berbicara tentang masa lalu membuatku
teringat akan tempatku dulu mengambil posisi. Orang boleh bilang aku terlalu dramatisir,
aku terlalu pakai hati dan melakolis lah, atau aku yang terlalu norak, bahkan
aku yang oportunis…aku ga peduli dengan semua omongan mereka, terserah orang
mau bilang apa, setiap orang berhak memberikan makna atas label-label yang
mereka dapat dari cetakan pengalaman hidup masing-masing. Yang terpenting
sekarang adalah apa yang menjadi tujuan dari semua yang kita jalani.

 

Belakangan ini aku teringat WALHI,
tempatku dulu berpijak, bahkan sampai sekarang masih menempatkan diri sebagai salah
satu anggota sahabat WALHI. Pekerjaan mengurusi lingkungan dan masyarakat. Jujur,
yang paling berkesan adalah karena orang-orang didalamnya, dinamikanya. Turn
out aku jatuh cinta pada WALHI (bukannya membuat cinta??), pada suasana yang
ada dulu saat aku masih ada disana. Aku benar-benar kangen masa itu, kawan….

 

Kalaupun semuanya sudah tidak sama lagi,
karena semuanya memang harus berubah. Perubahan adalah konsekuensi dari waktu. Tapi
tetap, kenangan tidak akan dapat dilupakan….Disana aku belajar banyak hal,
disana aku belajar persahabatan, disana aku belajar untuk bekerja dan bersenang-senang
(malah menjadi motto hidup, WORK HARD-PLAY HARDER!! Hehe…), disana aku
belajar tentang pilihan dan mengenal diri sendiri, disana aku belajar untuk
mencintai dan dicintai, disana aku bertemu dengan banyak orang yang begitu
berarti.

 

Saat aku kembali, mungkin aku tidak akan
pernah menemukan masa-masa itu, kecuali saat rendevouz bersama sahabat kala itu.
Hanya bisa menyapa, „SELAMAT DATANG PERUBAHAN!!“. Sedih? iya. Bahagia? sudah
seharusnya…tergantung bagaimana kita memandangnya.

 

Ah
sudah semakin tua rupanya, mulai mengingat apa saja yang telah berlalu.
Menandakan
sudah banyak waktu yang digunakan. Tak hanya WALHI, tapi bagi apapun yang sudah
kulewati…petualanganku ternyata masih panjang….Dan hati ini memang masih
ingin bertualang

 

 

Kota bunga, 10 Juni 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: