HARMONY

6 Feb

HARMONY
By PADI

 

 

Aku
Mengenal DIKAU, tak cukup lama separuh usiaku

Namun
begitu banyak, pelajaran yang aku terima

KAU
membuatku mengerti hidup ini

Kita
terlahir bagai selembar kertas putih

Tinggal
kulukis dengan tinta pesan damai

Dan
terwujud harmony

 

Segala
kebaikan, takkan terhapus oleh kepahitan

Kulapangkan
resah jiwa, karena ku percaya kan berujung indah

KAU
membuatku mengerti hidup ini

Kita
terlahir bagai selembar kertas putih

Tinggal
kulukis dengan tinta pesan damai

Dan
terwujud harmony

 

Harmony…Harmony…Harmony….

 

 

 

6th,
February 2008

 

What
we do in life are echoes in eternity
”. Setiap peristiwa di
jagat raya ini adalah potongan-potongan mozaik. Terserak di
sana-sini, tersebar dalam rentang waktu dan berbagi dimensi ruang.
Namun, perlahan-lahan secara misterius, ia berkumpul, bersatu
membentuk sosok seperti Antoni Gaudi. Mozaik-mozaik itu akan
membentuk eksistensi orang tersebut, ia akan membangun siapa dirimu
nanti. Lalu apa pun yang kau kerjakan dalam hidup ini, akan bergema
dalam keabadian. “Maka berkelanalah di atas bumi ini untuk
menemukan mozaikmu!” – Pak Balia, Sang Pemimpi by Andrea Hirata

 

Teruntuk
beberapa potongan mozaik hidupku: my beloved mom, kakakku tersayang:
mbak icha, Almarhum Mr. Setiyadi: guruku yang membuatku berani untuk
bermimpi, Mas Roy dan Mbak Titis sekeluarga: pahlawan jiwaku, yang
mengenalkanku kembali kepada Tuhan dan Agama, sahabat-sahabatku
tersayang: Fifi, Ct, Anie, Achiet; apa jadinya dunia ini tanpa
kalian?, teman-teman deutsch 2k; guru nyata tentang survival…miz u
all badly. Terimakasih telah mengajarkan arti hidup. Terimakasih
telah menjadi bagian hidupku dan membangun esensi diriku.

 

Terimakasih
juga kepada para penulis yang telah menginspirasi banyak orang,
terutama aku, sekaligus teman untuk bertukar pikiran dalam hari-hari
yang kadang kumaknai sepi. Kalian menjadi cambuk semangat bagiku
untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi diri sendiri,
serta orang lain. Salutation untuk Jostein Gaarder, Paulo Coelho,
Syekh Fadhalla Haeri, Gede Prama, dan Andrea Hirata.
“Mari
kita tertawa, dan seisi duniapun akan tertawa bersama kita. Mari kita
bermimpi, dan mencapai impian-impian itu:)”

 

 

 

Devi.
R. A.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: