BAGAIMANA CARANYA KITA MENYEMBAH ALLAH?

21 Nov

   

                      Bagaimana caranya kita menyembah Allah?


Bukankah "IA"
telah menciptakan, jiwa dan badan kita secara bersama-sama. Dan
karenanya, tidakkah kita harus menyembahnya dengan jiwa maupun raga
kita.

Kita
menghadap ke arah Ka’ bah, rumah ibadah suci Allah di Makkah karena
mengetahui bahwa seluruh wajah kaum muslim, dimanapun mereka berada,
menghadap kesana manakala sedang sholat. Dan kita bagaikan satu tubuh,
dengan Allah sebagai pusat perhatian. Mula-mula
kita berdiri tegak dan membaca ayat-ayat Al Quran, sambil mengingat
bahwa itu adalah kata-kataNya, untuk memperingatkan manusia agar ia
tegak dan tabah dalam hidup. Kemudian, kita mengucapkan “Allah Maha
Besar”, untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa tak ada yang patut
disembah selain Allah. Lalu membungkuk rendah karena kita
menghormatiNya di atas segala-galanya, dan memuja kekuasaannya serta
kebesaranNya. Kemudian kita bersujud dan menyentuh tanah dengan dahi
karena merasa bahwa kita hanyalah debu dan tak berarti apa-apa di
hadapan Allah, dan bahwa Dia adalah pencipta dan pemelihara. Kemudian
kita mengangkat kepala dari atas tanah dan terus duduk, sambil berdoa,
Semoga Allah mengampuni segala dosa kita dan menganugerahkan rahmatNya
atas kita, serta menuntun kita ke arah jalan yang lurus, serta
memberikan kita kesehatan dan ketentraman. Kemudian, kita bersujud
kembali di tanah dan menyentuhnya dengan dahi kita di hadapan kekuasaan
dan kebesaran Yang Maha Esa. Setelah itu, kita terus duduk bertahiyat
dan berdoa, mudah-mudahan Allah melindungi Nabi Muhammad Saw yang telah
membawakan amanatNya kepada kita, sebagaimana Dia telah memberkati
nabi-nabi yang lain; dan supaya Dia merahmati kita pula, serta mereka
yang mengikuti tuntunan yang benar. Dan kita meminta Allah agar
memberikan kebaikan dalam dunia ini dan kebaikan dalam dunia yang akan
datang. Akhirnya kita memalingkan kepala ke kanan dan ke kiri sambil
mengucapkan, “Semoga Allah melimpahkan karunia dan rahmat bagi kamu
sekalian” dan dengan demikian menyambut semua yang benar. Dimanapun
mereka berada.

 


Muhammad Asad

The Road to MECCA
,hal 154-155

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: