Apakah Perceraian Adalah Jalan Terbaik?

20 Okt

KALAU CINTA LAIN muncul
dalam kehidupan perkawinan, apakah CERAI merupakan jalan terbaik?

 

Di sini tak ada kata baik atau buruk. Menurut Sukiat, sebelum menentukan
langkah, sebaiknya pasangan itu mengkaji kembali tujuan hidup mereka. Jika
keutuhan rumah tangga menjadi prioritas utama, mereka harus saling memaafkan
dan bersama-sama menata hidup perkawinan mereka kembali.

"Jika memilih cerai, sebaiknya pilihan ini dilakukan ketika anak
masih bayi, atau jika mereka sudah menikah. Jangan cerai ketika anak dalam masa
pertumbuhan atau remaja karena ini akan melukai jiwa anak seumur hidupnya.
Kalau sudah begini, yang dipertaruhkan adalah masa depan si anak," tutur
Sukiat, psikolog klinis dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

Menurut dia, jika istri yang menemukan cinta lain, dan pasangan ini
memutuskan mempertahankan perkawinan mereka, maka si istri akan mendapat
perlakuan "istimewa" dari suami. "Kejadian itu akan membuat
suami mengawasi istrinya dengan ketat sepanjang hari. Suami akan posesif sekali
dan selalu mengecek keberadaan istrinya," kata Sukiat, menambahkan.

Sebaliknya, bila suami yang menemukan cinta lain, dan mereka sepakat
memperbaiki pernikahan, si pria bisa diibaratkan menggali kuburnya sendiri.
"Cinta perempuan terhadap pria atau suaminya itu biasanya bersifat
penyerahan total. Cinta lain yang dianggap penyelewengan akan menimbulkan luka
hati yang dalam. Sebaiknya istri pun membantu suami membangun kembali hubungan
cinta mereka," ujar Sukiat.

Bagaimanapun, orang lain hanya bisa berkomentar, namun yang merasakan
indahnya cinta maupun kepedihannya adalah mereka yang terlibat langsung di
dalamnya. Maka, hati-hatilah pada ancaman cinta lain dalam perkawinan. Lebih
baik menjauhinya, kalau tidak ingin menuai perkara…. (CP/ARN)

 

2 Tanggapan to “Apakah Perceraian Adalah Jalan Terbaik?”

  1. Melan 22/10/2006 pada 8:18 pm #

    tuh vi, hati – hati pada ancaman cinta lain dalam perkawinan.Lebih baik menjauhinya, kalau tidak ingin menuai perkara….jadi…..jauhilah…..mumpung belum nikah. sorry yeee kalo tersinggung.pokoknya melan ga setuju kalian jadi lagi.sangat tidaaaaaaaak setuju.

  2. ' D' Vie 25/10/2006 pada 2:31 am #

    :P……terimakasih untuk semua cinta dan perhatianmu sepupuku sayang….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: