KEAJAIBAN AIR – BERDASARKAN PENELITIAN DR. Masaru Emoto

9 Jul

KEAJAIBAN
AIR DAN PERSEPSI DIRI

 

Heksagonalisasi
– pertama kali diistilahkan oleh Aa’ Gym – sebutan bagi upaya menyosialisasikan
keajaiban air yang mengandung kristal bersegi enam (heksagonal) – sebenarnya
mengacu kepada penelitian yang dilakukan Dr. Masaru Emoto asal Jepang.

Masaru
Emoto berhasil membuktikan bahwa air bisa merespon kata-kata, suara, bahkan
berpengaruh menyehatkan seseorang dan menyejahterakan bumi ini. Hasil
penelitian Masaru Emoto diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan
MQS Publishing, Juni, 2006, The True
Power Of Water, Hikmah Air dalam Olahjiwa
. Secara terpisah Aa’ Gym
menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Masaru Emoto sungguh menakjubkan
karena membuktikan bahwa air itu ternyata “hidup” dan dapat merespon apa yang
disampaikan manusia kepadanya.

Dalam
sejarahnya, air juga pernah digunakan oleh Rasulullah SAW. untuk pengobatan.
Saat itu Rasulullah berdoa dan memercikkan air ke tubuh orang yang sakit.
Selain itu, Allah juga telah mengaruniakan tempat suci di Mekah berupa sumber
mata air yang tidak pernah kering sepanjang zaman yaitu air Zamzam, yang konon
dalam penelitian Dr. Masaru Emoto juga menunjukkan foto kristal heksagonal
sangat sempurna. (Dulu…saya tidak percaya dengan
pengobatan air yang didoakan, setelah saya mendapatkan informasi ini saya yakin
bahwa air dapat diisi dengan doa kita
).

Air yang diberi informasi akhlak buruk
akan merespon dengan merusakkan strukturnya menjadi tidak beraturan.
Sebaliknya, air yang diberi informasi akhlak baik akan merespon dengan
membentuk pola heksagonal yang terbukti merupakan struktur air paling baik dan
paling sehat. Hikmah yang dapat kita simpulkan disini ialah, pada hakekatnya
manusia memang harus berakhlak baik kepada air, dimana manusia sendiri unsur
pembentuk terbesarnya, sekitar 70%, adalah air. (Jadi…kita
harus baik terhadap diri sendiri dan tentunya kepada orang lain, sesama makhluk
yang terbuat dari air
J)

Berkaitan dengan hal ini, Tung Desem
Waringin (The Most Powerfull People and
Idea in Bussines 2005 versi majalah SWA
dan penulis buku Financial Revolution) menyatakan, hasil
penelitian Masaru Emoto itu secara menyakinkan dan ilmiah telah menyambungkan missink link tentang bagaimana doa,
pikiran, dan kata-kata positif berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan
seseorang. Doa dan kata-kata positif, ungkap Tung Desem Waringin, membuat
kristal air menjadi bagus sehingga manusia yang terdiri dari 70% air juga
menjadi baik.

Hal senada pernah diungkapkan pula oleh
seorang pakar aura yang cukup terkenal di

Jakarta

.
Menurut Tom Suhalim, seseorang memiliki aura yang berbeda ketika sudah dan
sebelum meminum air yang mengandung heksagonal.

Beberapa pakar air lainnya, menyarankan
masyarakat untuk melakukan uji coba sendiri yakni dengan menggunakan ikan yang
dimasukkan ke dalam air biasa dan air yang mengandung heksagonal selama 7 hari.
Selain itu, bisa juga mencoba merendam telur atau taoge selama 7 hari di air
biasa dan air heksagonal.

 

Wujud
Heksagonal
 

Air Heksagonal
ini sebenarnya pernah dungkap oleh mantan kepala Departemen Kesehatan Jiwa
RSPAD Gatot Subroto,

Jakarta

, Dr. dr. Tb.
Erwin Kusuma, Sp. KJ. (
Mbok
ya sekali-kali orang

Indonesia

duluan yang
mempunyai inisiatif untuk meneliti…
) Dalam tulisannya di majalah Intisari (April 2002),
purnawirawan TNI AD berpangkat kolonel itu menulis, istilah heksagonal berasal
dari bahasa Yunani, hex
bermakna “enam”, sedangkan gonia
adalah “sudut”. Jadi pengertian heksagonal yakni air yang wujudnya bersegi enam

Air
Heksagonal adalah air yang bila dibekukan menjadi es, kristalnya (0.4-0.7 mm) bersudut
enam teratur (geometris) karena air ini semuanya (homogen) terdiri atas gugus
enam molekul.

Gugus
yang paling stabil (empat titik kohesi), sferoid
(bulat), dan terkecil, sehingga mudah masuk ke dalam sel tubuh untuk membawa
zat nutrisi dan mengambil limbah serta racun untuk dikeluarkan.

Air
Heksagonal berenergi sinar elektromagnetik FIR (Far Infra-red Rays) dengan panjang gelombang 6 sampai 14 mikron,
mengandung mikromineral atau trace
elements
, sehingga dapat memantulkan sinar dari alam yang masuk ke dalam
air.

Air
Heksagonal terbentuk dari enam molekul, menjadi bentuk molekul yang terkecil,
dengan kesatuan kluster yang paling stabil. Ikatannya juga cenderung kecil dan
stabil yakni 60,816 Hz. Karena kluster airnya paling kecil, air heksagonal dapat
langsung menyerap ke dalam sel tubuh, memberi nutrisi ke dalam sel dan
mengangkut sisa pembuangan dari dalam sel tubuh. Ketika sel-sel tubuh manusia
dalam keadaan sehat, tubuh manusia juga menjadi sehat.

Sebaliknya,
air pentagonal itu kluster airnya besar (ikatannya cenderung besar yaitu 120
Hz), sehingga sulit diserap ke dalam sel tubuh, dan sangat sulit memberi
nutrisi pada sel-sel tubuh. Dalam kondisi sel menurun dapat menimbulkan
penyakit.

Dalam
kaitannya dengan spiritualitas, terutama Islam, bukti-bukti yang diungkap oleh
Dr. Masaru Emoto dalam bukunya dengan memperlihatkan foto air yang merespon
kata-kata, gambar, maupun suara, ternyata sejalan dengan apa yang telah
difirmankan Allah SWT antara lain dalam Surat Al Anbiya: ayat 30, dan
disabdakan Rasulullah Saw.

  • Disadur oleh Devi R. A. dari Achmad Setiyaji, wartawan PR – “Heksagonalisasi” Kesalehan Sosial
         – dalam Opini Harian Pikiran Rakyat, 8 Juli 2006.

 

 

Bandung

, dengan
disinari mentari pagi….

 

Melalui tulisan diatas, serta berbagai rangkaian
tulisan yang lain, dapat saya pahami bagaimana manusia bertransformasi menjadi
dirinya masing-masing yang sekarang.

 

Alangkah elok kiranya dalam keadaan masyarakat

Indonesia

yang carut marut ini kita melakukan usaha pembenahan, tak lain dan tak bukan dengan
melaksanakan unggah-ungguh atau tradisi untuk bersikap baik terhadap diri kita
sendiri, kepada orang lain, maupun kepada alam dan lingkungan sekitar kita.

Bukti nyata dari kelalaian manusia menjaga dirinya
sendiri dan alam, bisa kita lihat dengan mata telanjang, antara lain berwujud
kekerasan terhadap satu sama lain, dan bencana dimana-mana. Begitu angkuhnya
manusia menganggap hanya dirinyalah yang bernyawa dan mempunyai hak untuk hidup.
Lihatlah, Saat Alam murka dan terlampau sakit dapat berubah menjadi…banjir,
kekeringan, penyakit, dll.

Manungso…manusia…sudah waktunya untuk sembuh….Mari
kita mulai penyembuhan itu dari diri kita sendiri. Setidaknya mulailah dari
berkata-kata yang baik. Dunia ini tidak membutuhkan lagi orang yang kasar dan
tak punya hati nurani…

Salam.

Devi Ratnaning Ayu, 10 Juli 2006.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: